Logo
Nelayan Belawan Modifikasi Mesin Jadi Berbahan Bakar Gas, Efisien dan Ramah Lingkungan

KabarPewarta.com, Belawan - Di tengah kerasnya kehidupan pesisir, seorang nelayan di Kampung Nelayan Seberang, Belawan, bernama Ibrahim, menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat sekitar. Sejak 15 tahun lalu, ia berjuang menghidupi keluarga dengan mengandalkan perahunya yang sederhana. Namun di balik keterbatasan itu, Ibrahim membuktikan bahwa inovasi bisa lahir dari tangan nelayan kecil, 26/10/2025.

Hiruk pikuk di Kampung Nelayan Seberang, Belawan. Kabar Pewarta/Kusuma W

Sejak tahun 2010, Ibrahim telah memodifikasi mesin perahunya agar bisa menggunakan bahan bakar gas elpiji menggantikan bensin. Langkah tersebut awalnya ia lakukan karena tekanan biaya operasional yang semakin besar akibat harga bahan bakar minyak yang sering naik. Namun, keputusannya justru membawa hasil yang luar biasa.

Ibrahim bergegas berangkat dari kediamannya untuk melaut. Kabar Pewarta/Kusuma W

Menurut penuturan Ibrahim, satu tabung gas ukuran 3 kilogram mampu menggantikan sekitar 14 liter bensin, dan dapat digunakan untuk menunjang aktivitas melaut hingga empat hari penuh.

“Saya mulai pakai gas sejak tahun 2010. Awalnya saya coba-coba bongkar sana sini berbekal kemampuan saya sedikit tentang mesin, tapi ternyata hasilnya bagus. Mesin lebih irit dan tidak ada kendala berarti,” ujar Ibrahim saat ditemui di dermaganya.

Menuju perahu dengan membawa tabung gas elpiji. Kabar Pewarta/Kusuma W

Selama lebih dari satu dekade, Ibrahim tidak pernah mengalami gangguan serius pada mesin hasil modifikasinya. Ia juga mengaku pemakaian gas membuat biaya melaut jauh lebih ringan. Jika sebelumnya ia harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli bensin, kini biaya bahan bakar bisa ditekan dengan maksimal, sehingga hasil tangkapannya lebih banyak bisa dibawa pulang untuk kebutuhan keluarga.

Untuk memastikan tidak ada kendala saat melaut, ibrahim melakukan pemngisian ulang di pengecer sekitar kediaman. Kabar Pewarta/Kusuma W

“Sekarang lebih hemat. Kalau dulu habis banyak untuk bensin, sekarang uangnya bisa dipakai buat anak sekolah,” tambahnya dengan senyum bangga.

Bersiap berangkat melaut dengan menghidupkan mesin perahu kecilnya. Kabar Pewarta/Kusuma W

Menghubungkan tabung elpiji dengan mesin sebelum melaut. Kabar Pewarta/Kusuma W

Langkah sederhana Ibrahim sejalan dengan isu transisi energi yang kini gencar didorong pemerintah Indonesia. Transisi energi merupakan upaya beralih dari energi fosil seperti bensin dan solar menuju energi yang lebih bersih, termasuk gas alam dan sumber energi terbarukan.

Berangkat melaut dengan harapan mendapat hasil yang melimpah. Kabar Pewarta/Kusuma W

Penggunaan gas dinilai lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi karbon lebih rendah dibandingkan bahan bakar minyak, sekaligus membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Pemasangan bubu di beberapa spot yang dapat menarik kawanan kepiting untuk datang. Kabar Pewarta/Kusuma W
Pulang dengan membawa hasil tangkapan untuk menghidupi keluarga kecilnya. Kabar Pewarta/Kusuma W

Dengan keberhasilan modifikasi ini, Ibrahim berharap inovasinya dapat diikuti nelayan lain agar biaya operasional melaut semakin ringan dan kegiatan perikanan di Belawan menjadi lebih berkelanjutan. Kisah perjuangannya menjadi bukti nyata bahwa transisi energi bukan hanya wacana global, tetapi bisa dimulai dari dermaga kecil dan tangan-tangan sederhana yang berjuang demi keluarga dan masa depan yang lebih hijau. Kabar Pewarta/Kusuma W.