KabarPewarta.com, Medan. 21 Februari, 2026. Holding BUMN Tambang Industri Pertambangan Indonesia, Mind ID terus mengakselerasi program pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi modern dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia lokal. Langkah ini tidak hanya fokus pada rehabilitasi lingkungan, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat pascatragedi longsor dan banjir bandang yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.
Semangat hilirisasi industri pertambangan yang diusung oleh MIND ID tidak hanya mewujud pada nilai tambah komoditas, tetapi juga pada penguatan kapabilitas SDM dan teknologi untuk aksi kemanusiaan. Dalam foto ini, personel Satgas MIND ID menunjukkan dedikasi tinggi saat mengevakuasi jalur logistik yang lumpuh total akibat tanah longsor di kawasan perbukitan Bener Meriah, Aceh.

Satgas dari MIND ID bahu-membahu bersama warga dan otoritas setempat dalam upaya percepatan pemulihan akses jalan yang terputus akibat tanah longsor di kawasan perbukitan Bener Meriah, Aceh. Foto ini menangkap momen krusial saat seorang relawan MIND ID tengah menarik kabel sling baja untuk mengevakuasi material dan kendaraan yang terjebak di jalur berlumpur yang ekstrem.
Dalam operasi pemulihan ini, MIND ID tidak hanya menerjunkan Sumber Daya Manusia yang terlatih dalam manajemen krisis dan evakuasi, tetapi juga mengoptimalisasi penggunaan alat berat untuk membuka kembali jalur logistik yang vital bagi masyarakat. Kombinasi antara ketangguhan fisik personel di lapangan dan ketepatan pengoperasian teknologi alat berat menjadi kunci utama dalam menghadapi medan yang labil dan berlumpur pasca-bencana.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan grup MIND ID dalam mendukung ketahanan nasional dan respon cepat terhadap bencana alam di wilayah operasional maupun daerah terdampak di seluruh Indonesia. Kehadiran bendera Merah Putih di lokasi menjadi simbol semangat gotong royong dan kedaulatan dalam menghadapi tantangan alam.Kabar Pewarta/CMTH